Part.3 . Mengapa Negara Israel sangat berambisi mengambil tanah Palestina?
PERANG YOM KIPPUR 1973
Kekalahan perang 6 hari dan perang-perang sebelumnya, membuat liga arab seolah-olah memiliki dendam kesumat terhadap Israel.
Sementara itu, kemenangan dalam perang 6 hari, membuat Israel menjadi kepala besar, merasa bangga, merasa tidak mungkin lagi bangsa arab akan meyerang Israel. Namun mereka salah, karena secara diam-diam Mesir dan Suriah membicarakan untuk kembali menyerang israel.
Tahun 1973 mesir dipimpin oleh Anwar Al sadat, mengajak Syria, Yordania, Irak untuk sekali lagi perang melawan Israel dengan strategi baru yang disebut sterategi 'bad information'.
Anwar Al Sadat paham kalau intelijen Israel atau yg dinamakan Mossad sangat hebat dalam menangkap informasi.
Maka Mesir mengajak Syria, Yordania, Irak secara diam-diam untuk membicarakan peyerangan terhadap Israel. Berita ini ditangkap mossad dan di teruskan ke Israel.
Sementara Israel bersiap-siap, Mesir, Irak , Yordania dan yang lainnya bergerak dengan pasukan penuh ke perbatasan Israel.
Karena pergerakan terebut, maka pemerintah Israel mengambil kebijakan untuk menghentikan semua kegiatan, setiap orang diminta untuk bersiap-siap berperang.
PM Israel pada saat itu, Golda Meir menyuruh perkerja pabrik, petani, peternak, semua warga israel untuk berhenti bekerja dan siap berperang. Israel siaga satu.
Tunggu punya tunggu, tidak ada penyerangan sama sekali. Setiap kali tentara dari liga arab ke perbatasan, hanya latihan perang dan kembali pulang, berkali-kali seperti itu.
Sampai pada akhirnya pemerintah Israel meragukan informasi dari mossad, dan negara sudah terlanjur mengalami kerugaian besar. Selanjutnya ada 400 informasi dari mosad yg kemudian tidak ditindak lanjuti oleh pemerintah Israel.
Pada tanggal 19 Mei 1973, Anwar Al Sadat berkunjung ke Syria dan membicarakan penyerangan ke Israel dan menandatangani sebuah perjanjian untuk meyerang Israel.
Informasi kembali ditangkap mossad dan diteruskan ke pusat, namun tidak ada langkah dan tindak lanjut yg diambil oleh pemerintah Israel.
Sampai di penghujung hari penyerangan, informasi terus berdatangan dari mossad, dan bahkan CIA juga telah memberitahukan pemerintah Israel bahwa Mesir dan Syria akan meyerang Israel.
Tank, rudal, pesawat, semua persenjataan sudah masuk dari soviet, bahkan data titik lokasi penyerangan sudah didapat. Namun lagi-lagi pemerintah israel tidak melakukan apa-apa.
Mossad sangat khawatir, sampai pemimpim mossad pada saat itu langsung turun ke lapangan untuk mengecek semua informasi itu dan kemudian menyampaikannya kepada pemerintah bahwa perang akan dimulai dini hari nanti.
Tapi seperti orang buta dan tuli, pemerintah Israel tidak mendengarnya, tidak melihatnya, mereka tidak menanggapinya.
Dini hari jam 2 pagi, 6 Oktober 1973, persis hari raya yom kippur, Mesir dan Syria menyerang Israel, dan Israel sama sekali tidak siap. Korban jatuh di pihak Israel sangat banyak, mossad 'menangis'.
Israel porak poranda karena berikutnya pada 10 oktober Uni Soviet mengirimkan bantuan senjata untuk mesir dan Syria dari udara.
14 Oktober, Israel meminta bantuan dari Amerika. Tanggal 14 Oktober minta, tanggal 14 Oktober sampai. Dan pada tanggal 15 Oktober, Israel sudah bisa bertempur dengan pelengkapan dan kesiapan yg lebih baik. Kondisi berbalik, pasukan israel berhasil masuk sampai 40 km ke dalam wilayah Syria, sampai ke Damascus.
16 Oktober, pesawat tempur Israel berhasil masuk ke wilayah Mesir dan menghancurkan instalasi penting Mesir dan kalau saja Israel mau, Kairo bisa ditaklukkan.
17–23 Oktober, pasukan Israel semakin berjaya, Soviet yang menyadari Mesir dan sekutunya tidak mungkin menang, meminta Amerika untuk gencatan senjata, dan Amerika setuju. Lagi-lagi Israel kembali menang.
Setelah perang usai, pasukan Israel mundur dari Sinai dan dikembalikan ke pihak Mesir.
Golda Meir dan Moshe Dayan mengundurkan diri tidak lama kemudian.
Perang
yom kippur adalah perang terakhir Israel dengan negara-negara arab
secara terbuka. Selanjutnya Israel berkonflik dan berperang dengan
Hamas, hingga saat ini.
Yang terbaru adalah perang ISRAEL-HAMAS 2023.
Dengan semua kejadian diatas, kita bisa paham kenapa zionist Israel sangat 'berambisi' untuk menguasai palestina.
palestina-israel dari masa ke masa
sumber : Rania Ribka Belajar Psikologi di Universitas Persada Indonesia YAI
Link Youtube : https://www.youtube.com/watch?v=rVg3ieZnHJ8


Comments
Post a Comment